Wali Kota Tangsel Gandeng Pengurus Baru PCNU untuk Akselerasi Pembangunan Daerah

By Admin


PCNU Kota Tangsel
nusakini.com, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat untuk mempererat sinergi dalam pembangunan daerah. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, pada pelantikan pengurus baru PCNU di Graha Aswaja NU 2, Pondok Aren, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran kepala daerah beserta Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Acara pengukuhan masa khidmat 2026-2031 itu dinilai sebagai langkah strategis untuk memunculkan program-program progresif di wilayah tersebut.

Benyamin menegaskan bahwa pergantian struktur kepemimpinan di tubuh organisasi keagamaan ini harus membawa dampak positif bagi publik. “Pelantikan ini tentu bukan hanya menjadi momentum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi awal untuk menghadirkan semangat dan program-program baru yang memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Tangerang Selatan,” tuturnya.

Menurut pandangan pemerintah kota, Nahdlatul Ulama memegang peranan vital yang melampaui urusan keagamaan semata. Organisasi sipil ini dianggap memiliki kapasitas besar dalam menggerakkan sektor pendidikan, dinamika sosial, hingga pemberdayaan anak muda.

Lebih lanjut, keberagaman demografi warga Tangsel membutuhkan pilar penjaga harmoni sosial yang kokoh dari elemen akar rumput. Oleh sebab itu, eksistensi NU dipandang sebagai mitra tangguh yang bisa diandalkan dalam menjaga keseimbangan dinamika masyarakat perkotaan.

Wali Kota menekankan bahwa penyelesaian berbagai persoalan tata kota tidak mungkin ditanggung secara sepihak oleh jajaran birokrasi. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk NU,” paparnya.

Kedekatan kultural jaringan kepengurusan NU dengan warga diharapkan mampu mengakselerasi berbagai agenda kebijakan yang sedang berjalan. Jajaran pengurus baru ditantang untuk menciptakan berbagai inovasi sosial yang relevan dengan tuntutan zaman dewasa ini.

Sinergi yang solid antara aparat birokrasi dan kaum nahdliyin diyakini dapat menjawab beragam tantangan urbanisasi yang terus berubah. Harapannya, formasi kepengurusan PCNU Tangsel yang baru dilantik mampu merespons ragam kebutuhan warga secara lebih konkret.

Keterlibatan aktif dari para tokoh agama di lapangan sangat dibutuhkan untuk mengawal kebijakan agar tepat sasaran. Kolaborasi dua arah ini menjadi kunci utama dalam merawat tata kelola kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada puncaknya, momentum pengukuhan pengurus ini diharapkan membawa angin segar bagi percepatan kemajuan daerah. "Dengan kekuatan jaringan dan kedekatan NU dengan masyarakat, kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat untuk bersama-sama membangun Tangsel," pungkas Benyamin. (*)